Selasa, 13 Oktober 2026

Tanpa Kekalahan! Garuda Pertiwi Muda Tembus Putaran Final Piala Asia U-17 2027


Olahraga -  Timnas Indonesia Putri U-17 menuntaskan perjuangannya di Grup B kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027 dengan kemenangan besar. Menghadapi Singapura di Bishan Stadium, Minggu (11/10/26), skuad Garuda Pertiwi Muda menang telak 5-0.


Hasil tersebut menjadi penentu langkah Indonesia menuju putaran final yang akan berlangsung di China. Tim Merah Putih mengakhiri fase kualifikasi dengan catatan sempurna setelah meraih kemenangan dalam seluruh pertandingan.

Kesya Arabella Manisya Nian menjadi salah satu pemain yang berperan penting dalam kemenangan atas Singapura. Ia mencetak dua gol, sedangkan Febri Arum, Fadilla, dan Ayla Dva Khala Ahimsa masing-masing menyumbangkan satu gol.

Keberhasilan ini sekaligus memastikan Indonesia menempati posisi teratas Grup B dengan koleksi sembilan poin. Tim asuhan Satoru Mochizuki pun berhak melanjutkan perjalanan ke putaran final Piala Asia U-17 Putri 2027.

Sering Minum Air Demineral? Ketahui Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan


MAKASSAR
-  Air minum tersedia dalam berbagai jenis, salah satunya air demineral. Jenis air ini telah melalui proses penghilangan mineral terlarut, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai keamanan konsumsinya untuk kebutuhan harian.


Proses pemurniannya memang membuat kandungan zat terlarut di dalam air menjadi sangat rendah. Namun, air yang sangat murni belum tentu cocok untuk diminum sehari-hari.

Melansir dari studi Frantisek Kozisek dari National Institute of Public Health di Republik Ceko, Senin (5/10/26), air demineral adalah air yang sebagian besar atau hampir seluruh mineral terlarutnya telah dihilangkan.

Mineral tersebut, antara lain kalsium, magnesium, natrium, dan kalium. Proses ini juga dapat mengurangi zat terlarut lain, sehingga jumlah total padatan terlarut atau total dissolved solids (TDS) bisa sangat rendah.

Air demineral dapat dibuat dengan beberapa metode, seperti distilasi, deionisasi, filtrasi membran melalui osmosis balik (reverse osmosis atau RO), nanofiltrasi, dan elektrodialisis.

Metode yang digunakan biasanya disesuaikan dengan tujuan pemurnian dan tingkat kemurnian yang dibutuhkan.

Dalam kegiatan industri, distilasi dan deionisasi umum digunakan untuk menghasilkan air dengan kemurnian tinggi. Adapun sistem RO lebih sering dijumpai pada penggunaan komersial maupun rumah tangga.

Perlu diketahui, air demineral tidak selalu sama dengan air yang telah didisinfeksi. Proses penghilangan mineral saja tidak otomatis menjamin air bebas dari semua mikroorganisme atau kontaminan.

Apakah air demineral cocok untuk diminum? Jawabannya bergantung pada sumber, proses pengolahan, pengujian, serta apakah air tersebut telah memenuhi standar air minum.

Air demineral yang belum mengalami remineralisasi memiliki kandungan mineral esensial yang sangat rendah. Itulah mengapa air seperti ini umumnya tidak dianggap sebagai pilihan ideal untuk menjadi satu-satunya sumber air minum dalam jangka panjang.

Air hasil desalinasi, misalnya, dapat ditambahkan kembali mineral tertentu setelah proses penghilangan garam. Namun, komposisinya tetap dapat berbeda-beda dan belum tentu menyediakan semua mineral dalam jumlah yang signifikan.

Meski demikian, meminum air tanpa mineral tidak serta-merta 'menguras' mineral dari tulang atau sel tubuh. Sebagian besar kebutuhan mineral umumnya dipenuhi melalui makanan, bukan air minum.

Jadi, fokuslah pada keamanan air, pola makan seimbang, dan petunjuk penggunaan dari produsen.

Polrestabes Makassar Ungkap Tawuran Maut Geng Motor di Biringkanaya, 19 Orang Diamankan

 

MAKASSAR — Polrestabes Makassar mengamankan 19 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran antarkelompok geng motor di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (4/10/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pemuda bernama Muhammad Akmal (24) meninggal dunia akibat penganiayaan, sementara seorang remaja berusia 16 tahun mengalami luka berat.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers di lobi Satlantas Polrestabes Makassar, Kamis (8/10/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolrestabes Makassar didampingi Kasat Lantas AKBP Siska Dwimarita Susanti, S.E., M.Si., Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K., Kompol Mustari, Kasie Propam AKP Setya Budy, S.H., M.M., serta Kasie Humas AKP Jafar Achmad, S.Pd., S.H., M.H.

Kapolrestabes Makassar menjelaskan, aksi tawuran tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.

“Ini ada tawuran remaja antara kelompok-kelompok geng motor di Makassar yang disinyalir masuk dari beberapa wilayah lain, seperti Maros dan Gowa. Ini mengakibatkan seorang meninggal dunia. Korban meninggal karena penganiayaan di bagian punggung,” ungkap Kombes Pol Arya Perdana.

Ia menambahkan, selain korban meninggal dunia, terdapat korban lain yang mengalami luka berat dan hingga saat itu dilaporkan belum sadarkan diri.

“Selain itu, ada juga korban luka berat berusia 16 tahun. Ini semua dialami korban saat terjadi perkelahian kelompok,” lanjutnya.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi telah mengamankan 19 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan.

“Ini sudah berhasil diamankan sebanyak 19 orang. Mereka semua mengakui melakukan penyerangan terhadap korban yang mengalami luka berat dan kehilangan nyawa,” ucap Kombes Pol Arya Perdana.

Kapolrestabes menjelaskan bahwa mayoritas orang yang diamankan masih berusia di bawah umur. Dari total 19 orang, 18 orang dilaporkan berusia di bawah 18 tahun, sedangkan satu orang lainnya berusia 18 tahun.

“Rata-rata semua itu di bawah umur. Ada yang berusia 16 tahun, 15 tahun, 17 tahun. Hanya satu yang berusia 18 tahun, dewasa. Jadi, dari 19 orang, semua di bawah umur hanya satu yang berusia 18 tahun,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendalaman, kedua kelompok diduga telah membuat janji untuk bertemu dan melakukan tawuran yang dikenal dengan istilah COD. Pertemuan tersebut disebut berlangsung sekitar pukul 02.30 WITA.

“Setelah didalami, ternyata dua kelompok ini memang sudah janjian tawuran dengan istilah COD. Janjian itu jam 02.30, mereka bertemu melakukan aksi tawuran, melakukan kejar-kejaran,” ujar Arya.

Kedua kelompok yang disebut dalam keterangan kepolisian adalah Warmen 27 dan Tabe 22. Dalam aksi tersebut, korban yang tertinggal saat kejar-kejaran diduga menjadi sasaran penganiayaan.

“Kelompoknya ada Warmen 27 dan kelompok Tabe 22. Setelah kejar-kejaran, yang tertinggal langsung dianiaya, yang mengakibatkan satu meninggal dunia dan satunya mengalami luka berat. Sampai saat ini kondisinya belum sadar,” ungkapnya.

Dalam penanganan kasus tersebut, Polsek Biringkanaya turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku aksi tawuran.

Barang bukti tersebut meliputi 5 unit sepeda motor, 4 senjata tajam, 1 baju milik korban, serta busur dan alat pelontarnya.

Para tersangka terancam dijerat pasal 262 ayat 1, 3 dan 4 subsidiar pasal 472 huruf A dan B juncto pasal 307 ayat 1 Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman maksimal 12 dan 7 tahun penjara.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena sebagian besar orang yang diamankan masih berusia remaja. Peran orang tua, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan dinilai penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam kelompok yang melakukan kekerasan.

Polrestabes Makassar mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya rencana tawuran atau aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dan membahayakan keselamatan warga.

Kapolda Sulsel Bersama PJU Gelar Shalat Subuh Berjamaah di Sejumlah Masjid di Kota Makassar


 MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di masjid Al Markaz, Sabtu (10/10/2026).

Pada waktu yang sama kegiatan sholat subuh berjamaah juga digelar oleh Pejabat Utama Polda Sulsel bersama PJU Polrestabes Makassar di sejumlah masjid di Kota Makassar.

Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani, memperkuat silaturahmi, serta mendekatkan diri dengan masyarakat. Shalat Subuh keliling yang merupakan program rutin Kapolda Sulsel tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polda Sulsel dibagi menjadi lima tim yang melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di sejumlah masjid di Kota Makassar. Tim 1 dipimpin Kapolda Sulsel bersama Dirbinmas, Dirintelkam, Dirlantas, Kabid Humas, dan Plt. Kabid Propam di Masjid Al-Markaz Al-Islam Makassar. Tim 2 yang terdiri atas Irwasda, Dirpamobvit, Dirreskrimsus, Dirpolairud, dan Kabidkum melaksanakan kegiatan di Masjid Baiturrahman, Jalan Urip Sumohardjo, Kecamatan Panakkukang.

Selanjutnya, Tim 3 yang melibatkan Karoops, Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Wadirbinmas, Wadirsamapta, dan Wadirlantas melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa, Jalan Dr. Ws. Husudo, Kecamatan Wajo. Tim 4 yang terdiri atas Dansatbrimob, Karorena, Dirsamapta, Kayanma, Wadirintelkam, Wadirpamobvit, dan Wadirresnarkoba menyambangi Masjid Syura, Jalan Sunu III, Kecamatan Tallo.

Sementara itu, Tim 5 yang melibatkan Karosdm, Kabid TIK, Kabidlabfor, Karumkit, Kaspn, Dirtahti, dan Wadirreskrimsus melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Dawatul Khaer, Jalan Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini.

Usai pelaksanaan Shalat Subuh, Kapolda Sulsel menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolda mengajak seluruh jamaah untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman, damai, dan kondusif.

Kapolda menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tugas bersama yang membutuhkan peran aktif pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta menjaga ketenteraman di tengah masyarakat.

Polri, tegas Kapolda, senantiasa siap hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat kapan pun diperlukan. Melalui kegiatan Shalat Subuh berjamaah ini, Polda Sulsel terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus membangun kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan.

Polisi bersama masyarakat, bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Sulawesi Selatan yang aman, damai, dan kondusif.

Polisi Gerebek Kampung Rawan Narkoba di Makassar, Amankan 104 Orang

 

MAKASSAR – Tim gabungan Sat Narkoba Polrestabes Makassar dan Dit Narkoba Polda Sulsel menggerebek kampung rawan narkoba di Borta Kelurahan Suangga Kecamatan Tallo Kota Makassar, sabtu (10/10/2026).

Dalam Konferensi pers di Polrestabes Makassar,  Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK,M.Si bersama Direktur Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso, SIK, SH, M.M dan didampingi Wadir Narkoba Polda Sulsel serta Kasat Narkoba Polda Sulsel, mengungkapkan penggrebekan ini berkolaborasi dengan sat narkoba Polda sulsel.

Kapolrestabes Makassar menjelaskan bahwa kawasan Sapiria-Borta, Kecamatan Tallo, telah lama menjadi perhatian aparat karena diduga memiliki peredaran narkoba yang cukup besar.

“Rekan-rekan media juga pernah mengetahui bahwa tahun lalu kami pernah merobohkan tembok yang sangat besar di sana. Namun, ketika personel kembali ke lokasi, ternyata tembok tersebut sudah terbangun kembali. Diduga, tembok itu bertujuan agar para pengguna dan penjual di sana bebas melakukan transaksi,” ungkapnya.

Kapolrestabes Makassar menegaskan operasi ini merupakan instruksi Bapak Presiden RI, melalui  Bapak Kapolri yang ditindak lanjuti oleh  Bapak Kapolda Sulsel dan kami bersama sama Ditnarkoba Polda Sulsel melakukan penggrebekan dengan jumlah personil yang diturunkan sebanyak 80 orang dari Sat Narkoba Polrestabes Makassar dan 25 orang dari Ditnarkoba Polda Sulsel.

“Dari hasil penggrebekan di lokasi, kami menangkap 104 orang terduga menggunakan narkoba dan 3 orang bandar narkoba , semuanya telah dilakukan tes urin dan hasilnya dari 104 orang ada 6 yang negatif sisanya positif semua”, jelasnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 10 gram sabu, tidak ada ganja dan ekstasi, ada barang  bukti lain  dari bandar yang berhasil diamankan uang  sebesar Rp. 49.600.000,00 ( Empat Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) yang diduga hasil penjualan sabu, 104 alat hisap (bong), dua buah timbangan, 26 unit ponsel, saset kosong, pintu loket dari baja.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Makassar mengatakan, pintu loket baja yang diamankan tersebut digunakan untuk melindungi penyedia yang menjual narkoba.

“Dari ratusan yang diamankan kalau memang ada barang bukti kami akan proses lanjut dan yang tidak ada barang bukti nanti kita akan rehap bersama sama dengan pemerintah dan pihak swasta,” ucapnya.

Lanjut Kapolrestabes, pihaknya melakukan pemberantasan narkoba Ini merupakan wujud Polisi Bersama Masyarakat.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Borta-Sapiria sering terjadi tindak pidana narkotika banyak pengguna dan penjual dan sering berulang sehingga dilakukan penggerebakan dengan target operasi (TO) atau bandar yang sudah lama kami targetkan,” jelasnya.

Direktorat Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso menambahkan benar bahwa, “tadi sore kami sudah laksanakan operasi gabungan dengan Polrestabes Makassar dan Direktorat reserse narkoba Polda Sulsel dimana ini merupakan tindak lanjut apa yang jadi programa Asta Cita bapak Presiden RI yang terus ditindak lanjuti oleh bapak Kapolri yang disampaikan kepada bapak kapolda Sulsel saat comaderwish salah satunya bersih narkoba,” ujarnya.

“Jadi kegiatan ini serentak dilaksanakan dan ini akan kita sering lakukan sampai benar-benar Makassar atau Sulawesi Selatan ini bersih dari narkoba. Selain di Makassar juga dilakukan di Polres tToraja Utara dan beberapa polres lainnya,” pungkasnya.

Bukan Sekadar Patroli, Personel Polsek Biringkanaya Bangun Kedekatan dengan Warga

 


 MAKASSAR – Personel Polsek Biringkanaya, Polrestabes Makassar, mengintensifkan patroli dan pemantauan wilayah hukum pada Selasa (13/10/2026).

Patroli menggunakan kendaraan roda empat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan gangguan kamtibmas lainnya.


Selain menyasar lokasi yang dianggap rawan kriminalitas, personel juga melakukan pemantauan di tempat keramaian, serta memonitor situasi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


Kegiatan patroli dilaksanakan oleh Aiptu H. Sudar selaku Kepala SPKT, bersama Aipda Sudirman dan Briptu Agi Ashar. Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Biringkanaya untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.


Tidak hanya melakukan pemantauan, petugas juga menyempatkan diri menyapa warga yang ditemui selama patroli. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap informasi terkait kondisi keamanan.


Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K., mengatakan bahwa patroli rutin merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas, balapan liar, serta gangguan ketertiban di lokasi keramaian. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kompol Setiawan.


Ia menegaskan bahwa patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan wilayah, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.


“Kami mengarahkan personel agar tidak hanya berpatroli, tetapi juga menyapa warga, mendengarkan informasi, dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan. Partisipasi warga sangat penting untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini,” tambahnya.


Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Biringkanaya berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Makassar, khususnya Kecamatan Biringkanaya.

Persempit Peluang Kejahatan, Patroli Pallawa Polrestabes Makassar Sisir Jalanan Kota

  

MAKASSAR – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Patroli Pallawa Turjawali Satuan Samapta Polrestabes Makassar mengintensifkan patroli rutin di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, Selasa dini hari (13/10/2026).


Kegiatan Patroli Pallawa Unit Turjawali 831 dipimpin oleh Ipda Aditya Alamsya, S.E., dengan melibatkan personel Patko 803 dan 804. Petugas menyisir sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Arif Rate, Jalan Boulevard, Jalan Pengayoman, Jalan A.P. Pettarani, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Bara-Baraya, Jalan Cenderawasih, dan Jalan Bunga Ejaya.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan di wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan, membantu mengatur arus lalu lintas, serta melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang gerak-geriknya dinilai mencurigakan sesuai prosedur yang berlaku.


Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, menjaga kelancaran lalu lintas, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.


Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad, mengatakan bahwa patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus mempersempit peluang terjadinya tindak kriminalitas.


“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Personel hadir di lapangan untuk memantau situasi, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya pada jam-jam rawan,” ujar AKP Jafar Achmad.


Ia menambahkan, setiap pelaksanaan patroli dilakukan dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang dicurigai.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban, dan bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.


Menurut AKP Jafar Achmad, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang aman. Sinergi antara kepolisian dan warga menjadi salah satu kunci dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini.


Melalui kegiatan Patroli Pallawa Turjawali tersebut, Polrestabes Makassar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya preventif, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Makassar agar tetap aman, tertib, dan kondusif.


Jaga Warga Tetap Aman, Polsek Tallo Gencarkan Patroli Kamtibmas hingga Malam Hari

 


 MAKASSAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Tallo, Polrestabes Makassar, mengintensifkan patroli preventif di sejumlah ruas jalan dan titik rawan gangguan keamanan di wilayah hukumnya, Senin malam (12/10/2026).

Patroli tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perang kelompok, balapan liar, serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.


Kegiatan patroli dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Sugiarto, bersama Aiptu H. Nurlaha, Aiptu Sumartono, Aiptu Sofyan, dan Bripka Muh. Ali Adnan.


Adapun sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi Jalan Sunu, Jalan Al-Markaz, Jalan Kandea 3, Jalan Pongtiku, Jalan Muh. Jufri, Jalan Lembo, hingga Jalan Teuku Umar 13.


Di sepanjang rute tersebut, personel melakukan pemantauan situasi keamanan, menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan, serta mengantisipasi aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.


Kapolsek Tallo, AKP Asfada, S.E., M.H., mengatakan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Patroli ini kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berupaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk pencurian, perang kelompok, balapan liar, dan gangguan keamanan lainnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Asfada.


Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengoptimalkan kegiatan patroli dan pemantauan, terutama pada malam hari serta di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.


“Kami menginstruksikan personel untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemantauan secara berkala, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Kami juga mengajak masyarakat agar turut menjaga keamanan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya.


Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Peran aktif warga dalam memberikan informasi juga membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat.

Wujud Pelayanan Humanis, Polsek Rappocini Respons Cepat Kecelakaan Lalu Lintas

 


 MAKASSAR – Personel Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar, bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas yang terjadi di pertigaan Jalan Jipang–Jalan Syech Yusuf, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa dini hari Selasa (13/10/2026).

Personel yang dipimpin Panit 2 Lantas Polsek Rappocini, Aiptu Supardi, segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal serta memastikan situasi di sekitar TKP tetap aman dan terkendali.


Kecelakaan tersebut melibatkan dua unit kendaraan roda dua atau sepeda motor. Setelah tiba di lokasi, personel kepolisian melakukan penanganan awal dan membantu mengevakuasi kedua pihak yang terlibat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.


Selanjutnya, personel Polsek Rappocini melaporkan kejadian tersebut kepada piket Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Satlantas Polrestabes Makassar guna penanganan lebih lanjut, termasuk pelaksanaan olah TKP sesuai prosedur yang berlaku.


Panit 2 Lantas Polsek Rappocini, Aiptu Supardi, mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi kecelakaan lalu lintas.


“Begitu menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut, kami segera mendatangi TKP untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali serta membantu pihak yang membutuhkan penanganan medis. Selanjutnya, kami berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Satlantas Polrestabes Makassar untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur,” ujar Aiptu Supardi.


Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, tidak memacu kendaraan secara berlebihan, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna meminimalkan risiko kecelakaan,” tambahnya.


Melalui respons cepat tersebut, Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar, menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukumnya.

Cegah Konflik Meluas, Polsek Rappocini Turun Tangan, Keributan Keluarga Berakhir Damai

 


 MAKASSAR – Merespons cepat aduan masyarakat, personel Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar, turun langsung menangani keributan antaranggota keluarga di Jalan Bonto Cinde, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (11/10/2026).


Personel yang dipimpin PS KSPKT Aiptu Khairul segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak untuk menenangkan situasi sekaligus mencegah keributan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.


Dengan mengedepankan pendekatan humanis, personel kepolisian kemudian memfasilitasi mediasi atau problem solving guna mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. Melalui komunikasi yang baik dan suasana kekeluargaan, permasalahan tersebut akhirnya berhasil diselesaikan secara damai.


PS KSPKT Aiptu Khairul mengatakan, respons cepat terhadap aduan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


“Setiap aduan masyarakat menjadi perhatian kami. Kehadiran polisi bukan hanya untuk menangani permasalahan, tetapi juga membantu masyarakat menemukan solusi terbaik agar persoalan tidak semakin meluas. Kami mengedepankan dialog dan musyawarah sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Aiptu Khairul.


Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan komunikasi dan mengendalikan emosi ketika menghadapi perbedaan pendapat, terlebih dalam lingkungan keluarga.



“Kami mengajak masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin, saling menghargai, dan mengedepankan musyawarah. Jangan sampai persoalan kecil menimbulkan konflik yang lebih besar. Kerukunan dan keharmonisan harus tetap dijaga,” tambahnya.